Cari Blog Ini

Senin, 09 Januari 2012

SCHOOL VACATION

 Libur  telah  tiba.  Dengan  meraih  ranking  yang  bagus,  saya  di-treat  dengan  cukup  bagus.  Liburan  dimulai  dengan  hari  Jum’at  saat  pembagian  rapor.  Rapor  saya  sudah  diambil  dan  seperti  yang  sudah  dikatakan  bahwa  hasil  akhir  cukup  bagus,  saya  pergi  pada  malam  hari  bersama  adik  dan  ayahku  ke  mall  Grand  Indonesia.  Di  sana,  saya  berjalan-jalan  ke  FoodHall  dan  makan  shashimi  ala  FoodHall.  Sebuah  awal  yang  menyenangkan. 
Keluarga  saya  sudah  berencana  akan  pergi  keluar  kota  pada  saat  waktu  yang  bukan  waktu  liburan.  Jadi,  saya  hanya  akan  mengahabiskan  libur  2  minggu  tersebut  dengan  hiburan  kota  Jakarta.  Pada  hari  Sabtu  minggu  pertama  liburan,  keponakan  saya  berkunjung  dan  menginap  di  rumah  saya.  Sebagai  hiburan,  keluarga  saya  mengajak  barbeque-an  daging  dan  sate  serta  ada  makanan  shabu-shabu.  Nikmat…… 
Adapula  sebuah  ‘kebiasaan’  sesama  saudara  yang  biasanya  kami  lakukan.  Ketika  saudara  lain  datang,  biasanya  saudara  lainnya  tersebut  meminta  dimana  hiburan  gamenya.  Pada  malam  hari  setelah  barbeque-an,  kami  melangsungkan  bermain  game-nya.  Orang  tua  saya  telah  meminta  kami  semua  untuk  tidur.  Tapi,  sejak  malam  itu  adalah  malam  tahun  baru,  kami  memaksa  untuk  tidak  tidur  hingga  tahun  baru  2012  datang. 
Esok  hari,  saudara  kami  berhendak  pulang.  Dan  salah  satu  saudara  kami  ingin  ikut  bermain  dengan  saudara  yang  lain  karena  saudaraku  yang  satu  ini  adalah  anak  satu-satunya  dari  salah  satu  Om  dan  Tante  saya.  Karena  tidak  diperbolehkan,  diapun  menangis  dengan  lamanya.  Saudara  kami  yang  satu  lagi  sudah  pulang,  tetapi  saudara  yang  lain  belum.  Kemudian,  setelah  saudara  kami  yang  tadi  menangis  telah  pulang,  kami  pergi  menuju  apartemen  saudara  kami  yang  satu  lagi  pada  sore  hari  dengan  tujuan  berenang.  Berenangnya  pun  dihiburkan  dengan  bermain  kejar-kejaran  di  dalam  kolam  renang.   
Selama  minggu  terakhir  libur  sekolah,  saya  menetap  di  rumah  dengan  hiburan  TV  dan  games.  Hingga  pada  hari  Sabtu,  saya  mulai  mengerjakan  tugas  sekolah  yaitu  membuat  karya  tulis.  Hari  minggu  pula,  saya  menetap  di  rumah  sambil  mengerjakan  pr.  Hari  terakhir  libur  sekolah  adalah  hari  Senin.  Hari  Senin  tersebut  seharusnya  adalah  hari  dimana  siswa-siswi  mulai  bersekolah  kembali.  Hari  itu  juga  saya  habiskan  dengan  hiburan  game  dan  TV.  Dan  pada  malam  harinya,  saya  sudah  mulai  bersiap  untuk  sekolah  esok  hari. 
Ternyata,  tidak  terasa  juga, ya,  bahwa  libur  yang  selama  2  minggu  (libur  yang  lama,  sih!)  ini  berlalu  dengan  begitu  cepatnya.  Sebabnya  bagi  saya  adalah  karena  saya  tidak  begitu  enjoy  dengan  libur  sekolah  kali  ini.  Tapi  mungkin,  kebosanan  yang  kita alami  akan  terbalas  dengan  kebahagiaan.                                 

Senin, 05 Desember 2011

Yuk! Mengelola Blog Untuk Pembelajaran di Sekolah


Yuk! Mengelola Blog Pembelajaran di Sekolah

Omjay salut sama anak-anak SMP yang sudah pintar membuat media pembelajaran berbasis blog. Omjay bahkan tak menyangka kalau anak SMP itu sudah bisa melakukannya. Blog memang hebat dan bahkan bisa seperti setajam pisau. Blog akan menjadi baik bila dimanfaatkan oleh orang-orang baik dan akan menjadi berbahaya bila dimanfaatkan oleh orang jahat. Apalagi bila blog dimanfaatkan untuk hal-hal yang berbau SARA (Suku, Agama, Ras, dan Antar Golongan).
Omjay akan senang sekali bila kamu kreatif dan memanfaatkan blog untuk menunjang pembelajaranmu di sekolah. Misalnya, bila kamu rajin merangkum atau meringkas setiap pelajaran yang dikuasai dan kemudian mempostingnya diblog kamu, maka kamu sudah dapat pahala banyak tuh. Kenapa? Karena tulisan itu sangat membantu teman-temanmu yang malas membuat rangkuman dan malas membaca buku sampai habis. Coba kamu bayangkan, bila setiap siswa mampu untuk berbagi dalam penguasaan materi pelajaran, tentu kamu akan jadi “tutor teman sebaya”. Mereka bisa belajar dari blog yang kamu buat. Mereka bisa belajar matematika, fisika, biologi, bahasa Indonesia, bahasa Inggris, dan lain sebagainya.
Kalau kamu mau berbagi ilmu dalam blog, tentu ilmu yang kamu kuasai akan semakin mantap. Kamu bisa belajar dari falsafah mata air, semakin diambil semakin bening airnya. Tidak ada satupun mata air yang semakin diambil, airnya semakin bertambah keruh. Malah justru sebaliknya semakin jernih alias bening.
Semakin kamu rajin membuat media pembelajaran berbasis blog, maka kamu sudah seperti dosen perguruan tinggi yang memberikan tugas-tugas kuliahnya lewat internet. Di sinilah kamu ditantang membangun blog untuk pembelajaran. Seperti apa yang sudah omjay lakukan, yaitu memasukkan semua hal yang berhubungan dengan materi  pelajaran TIK (Teknologi Informasi  dan Komunikasi). Untuk bisa melihat contohnya kamu bisa melihat di http://materi-tik-smp.blogspot.com/

Kamu bisa juga belajar tentang blog sebagai media pembelajaran dari kak Aya, seorang alumni SMP Labschool  Jakarta yang rajin menulis dan membuat artikel sehingga pelajaran bahasa Indonesia dan bahasa Inggrisnya bagus.  Untuk bisa melihat blog kak Aya kamu bisa melihat di http://ayaelectro.wordpress.com. Dalam blog itu kamu bisa juga belajar dengan Kak Aya bagaimana mengelola majalah sekolah. Pokoknya bakal banyak ilmu yang akan kamu dapatkan dari blognya Kak Aya. Coba dech kamu kunjungi blognya!. Kamu pasti akan mendapatkan pengetahuan baru.

Kiat Membangun Blog Pembelajaran
Ada beberapa hal penting yang harus kamu perhatikan dalam membangun blog untuk pembelajaran yang disukai oleh siswa SMP. Hal-hal penting itu adalah :
1. Kemauan
Kamu harus memiliki kemauan yang kuat dan minat yang tinggi dalam mengelola blog pembelajaran ini. Sebab, kamu tidak digaji dalam mengelolanya. Tetapi bila kamu memiliki kemauan yang kuat untuk belajar, omjay yakin kamu akan bisa membangun blog untuk pembelajaran yang bermanfaat untuk semua.
2. Kerja Keras
Tidak ada keberhasilan tanpa kerja keras. Semua kesuksesan itu dimulai dari kerja keras, dan dilakukan secara bertahap. Dalam membangun blog untuk pembelajaran kamu benar-benar dituntut untuk kerja keras. Memasukkan dan menuliskan materi pembelajaran yang menarik sehingga akan banyak orang yang berkunjung ke blog itu. Selain itu lakukan pula promosi ke teman-temanmu.
3. Kerja Cerdas
Kamu harus bekerja cerdas agar blog yang kamu buat menarik hati para pengguna internet agar mau belajar diblog kamu. Cara cerdas itu adalah buat blog kamu semenarik mungkin, lalu kirimkan email ke teman-teman kamu yang isinya kalau kamu telah membangun blog untuk media pembelajaran. Bila blog yang kamu buat mendatangkan manfaat untuk teman-teman kamu, Omjay yakin mereka akan menjadi pengunjung tetap blog kamu itu.
4. Kerja Ikhlas
Karena kamu tidak dibayar dalam pengelolaan blog ini, maka kamu harus ikhlas dalam mengelolanya. Serahkan segala sesuatunya pada Tuhan Pemilik Bumi. Niatkan dalam dirimu bahwa blog yang kamu kelola itu dibangun memang dengan niat untuk berbagi ilmu pengetahuan dan pengalaman. Ketika niat itu ikhlas, nantikan keajaiban blog yang akan kamu temui dan lihatlah apa yang terjadi. Mengisi tulisan diblog, serasa kamu memiliki tabungan yang nanti akan tumbuh menjadi bertambah banyak. Bila kamu mengerjakan segala sesuatu dengan ikhlas karena Tuhan pemilik alam semesta, maka kamu pasti akan dituntun olehNya dan diberi kekuatan hebat untuk membangun blog pembelajaran.  Percaya dech sama Omjay!
5. Kerja Tuntas
Mengerjakan semua tugas harus sampai tuntas atau selesai. Kalau kamu sudah terbiasa mengerjakan sesuatu sampai tuntas, maka kamu akan menjadi orang yang profesional di bidangnya. Biasakan kerja sampai tuntas, dan jangan meninggalkan tanggungjawabmu di tengah-tengah proses pekerjaan. Bila kamu mempunyai keinginan membangun blog untuk pembelajaran, maka kamu harus menyelesaikan meteri-materi esensial yang dapat membantu teman-teman kamu memahami materi yang diberikan oleh guru.
6. Koneksi
Memiliki hubungan yang baik dengan teman-temanmu alias “gaul”. Kalau kamu orang yang gaul, maka akan dengan mudah membangun blog untuk pembelajaran. Mengapa? Karena kamu akan tahu kebutuhan apa yang dibutuhkan oleh mereka dalam menunjang pembelajarannya di sekolah. Kamu pun harus pandai juga “gaul” dengan guru, sehingga ketika kamu mengalami kesulitan akan ada guru yang membantu kamu dengan sepenuh hati. Di dalam membangun blog untuk pembelajaran, koneksi ini sangat penting. Sebab kamu akan dapat dengan mudah menyebarkan blog kamu itu karena jaringan “gaul” kamu yang luas.
7. Komitmen
Komitmen adalah sungguh-sungguh memegang janji yang telah diucapkan. Jadi jangan patah semangat ketika dalam perjalanan membangun blog kamu menghadapi tantangan yang berat. Tidak ada kesuksesan tanpa perjuangan. Diperlukan komitmen yang tinggi dalam mewujudkan mimpi itu. Karena itu, komitmen kamu harus terus terjaga dalam membangun blog pembelajaran.
8. Konsisten
Kamu harus tetap teguh dalam pendirian. Tidak mudah goyah ketika ada yang mencibir. Pada saat kita melakukan kebaikan, ada saja orang yang sirik, karena itu kamu harus konsisten dalam pelaksanaannya. Berdisiplin dengan waktu dan penuhi jadwal yang telah kamu buat sendiri. Sekali kamu melanggar apa yang sudah kamu janjikan dengan dirimu sendiri, maka kamu akan menjadi orang yang inkonsistensi. Karena itu biasakan konsisten dengan apa yang telah kita lakukan dan hadapi tantangan dengan penuh percaya diri atau PD. Omjay yakin kamu pasti bisa! Sebab kamu melakukannya dengan penuh rasa ‘PD’ yang tinggi.
9. Kreativitas
Orang yang kreatif selalu memiliki kreativitas tinggi dalam membangun blog pembelajaran. Otaknya selalu menemukan hal-hal baru. Dia tidak mau blog yang dikelola merupakan hasil karya orang lain. Orang yang memiliki kreativitas yang tinggi selalu berupaya mencari sendiri ide-ide ‘brilian’ yang ada dalam otaknya. Orang yang kreatif itu biasanya menghasilkan sesuatu yang unik. Karena keunikan itulah yang membuat dirinya berbeda dengan orang lain. Cobalah kamu belajar dari blog-blog yang kreatif, seperti blognya mas Raditya Dika yang ramai pengunjung.
10. Kontekstual
Apa yang kamu tuliskan dalam blog pembelajaran sebaiknya bersinggungan langsung dengan kehidupan nyata siswa. Dengan kamu membuat tulisan yang kontekstual akan membuat teman-teman kamu merasa terbantu dari tulisan kamu itu. Karena itu menulislah sesuatu yang bersinggungan dengan kehidupan sehari-hari. Jangan menulis sesuatu yang tidak kontekstual.
11. Kredibel
Blog yang kamu buat harus dapat dipercaya oleh para blogger lainnya. Buat tulisan yang menarik dan bukan copy paste dari blog orang lain. Ketika blog kamu dianggap kredibel oleh orang lain, maka akan banyak pengunjung yang akan singgah membaca tulisan-tulisan kamu. Karena itu mulailah membangun kredibilitas dalam pengelolaan blog kamu di internet.
12. Kolaboratif
Kamu harus bisa mencari teman yang dapat bekerjasama dalam membangun blog pembelajaran. Tidak ada orang yang sukses tanpa bekerjasama dengan orang lain. Oleh karena itu carilah teman yang dapat berkolaborasi dengan kamu dalam membangun blog pembelajaran. Orang-orang yang sukses biasanya bisa bekerjasama dengan orang lain. Saling berbagi tugas dan menjalankan tanggungjawabnya dengan penuh amanah. Bila kalian bisa saling mengisi dan berbagi dalam blog pembelajaran, Omjay yakin kolaborasi yang kamu lakukan dengan siswa lainnya akan membuahkan hasil.
Demikianlah sedikit ilmu ngeblog yang Omjay dapat sampaikan. Selamat mencoba dan membangun Blog Pembelajaran. Kelola blog kamu itu dengan sepenuh hati. Mari membangun blog untuk mendukung pembelajaran. Siapa tahu blogmu itu menjadi blog yang terpilih dalam pesta blogger 2011.


Salam Blogger Persahabatan
Omjay
http://wijayalabs.com

Senin, 14 November 2011

MY STORY - INVITA 2011

 
 
Foto saat di Kraton Yogyakarta

Pada hari Rabu, 26 Oktober 2011, sekolah SMP Labschool mengadakan acara tahunan yaitu Industry Visit dan Tafakur Alam (INVITA). Pada hari Rabu, tepatnya pada sore hari, kami melaksanakan pembukaan INVITA di masjid Baitul Ilmi, yang diawali dengan shalat ashar. Setelah itu, kami semua langsung menuju bus, dan meletakkan koper pada bus masing- masing. Tiap bus mempunyai angka tersendiri, bergantung pada urutan kelasnya. Bis kami, kelas 8C yang bernomor 3, berangkat terakhir. Lalu, kami memulai perjalanan dengan basmalah, memohon keselamatan. Perjalanan sekitar 12 jam ini hingga membuatku bosan. Walaupun membawa blackberry, saya takut baterainya habis. Selama 5 hari INVITA kami akan dipandu oleh mas Leo, pemandu bus 3. Malamnya, sekitar pukul 7an, kami transit di kota setempat dan makan malam serta shalat di restoran lokal. Kami kemudian melanjutkan perjalanan menuju Yogyakarta, dan terkadang transit untuk mencari toilet terdekat. Pagi tiba, kami makan pagi serta shalat dan mandi di restoran lokal. Lalu, berita datang. Kami diberi tau mas Leo bahwa mas Leo mendapat kabar duka dari keluarganya, sehingga kami diganti dengan pemandu sementara.

Perjalanan dilanjutkan menuju objek wisata pertama, Gunung Merapi. Kami akan melakukan Lava Tour di sana, melihat rumah (almarhum) Mbah Maridjan, dan melihat pula hasil kerusakan yang disebabkan oleh erupsi gunung merapi pada tahun 2010. Di sana yang seharusnya panas, malah sebaiknya. Rasa kembai ke alam pun terasa. Setelah itu, kami melanjutkan wisata menuju Kraton Yogyakarta yang berada cukup jauh karena ada di tengah- tengah Kota Yogyakarta. Sekitar 1 jam telah berlalu, dan rombongan telah sampai di daerah Kraton Yogyakarta. Saat itu, Kota Yogyakarta bersuhu cukup panas. Semua siswa- siswi mulai masuk menuju Kraton Yogyakarta. Begitu megahnya Kraton Yogyakarta yang dihiasi dengan pohon beringin. Di dalam Kraton Yogyakarta, ada berbagai tempat untuk keluarga Kraton Yogyakarta termasuk para Abdi Dalem. Di dalamnya juga terdapat museum, loch! Setelah berkeliling, kami menuju bus dan berjalan menuju restoran Taman Firdaus yang diisi selain makan, juga shalat. Selanjutnya, kami langsung menuju pusat batik Rara Jonggrang. Di sana, kita bisa melihat jenis- jenis batik tradisional, mulai dari batik tulis hingga batik print dan juga menyaksikan cara pembuatannya. Lalu, kami diarahkan ke gift shop pusat batik Rara Jonggrang. Sayang, hasil batik- batik ini tidaklah murah. Tujuan wisata kami selanjutnya adalah pusat kerajinan perak Kota Gede. Memang tempatnya kecil tapi luas, tapi di sana hampir seperti pusat batik Rara Jonggrang. Anda dapat menyaksikan cara pembuatannya, serta hasil- hasilnya yang dijual dengan harga yang tidaklah murah.

Foto hasil produksi Pabrik Gula Madukismo
Saat itu sudah sore hari, sekitar pukul 16.00 WIB sedangkan check- in hotelnya dijadwalkan sekitar pukul 16.00 WIB. Hotel yang kami akan inapi adalah Hotel Grand Quality. Setelah sampai di sana, kami diberikan kartu kamar dan tiket untuk sarapan di hotel. Kami menginap di kamar yang bisa dianggap “di atas standar”. Kami diberi waktu untuk istirahat hanya sekitar 90 menit. Sebagian dari kami membersihkan diri di hotel karena paginya (saat transit di restoran lokal) tidak mandi, hanya merapikan diri. Lalu kami menaiki bus kembali untuk makan malam di Grafika Restoran (mas Leo nya sudah kembali). Menjelang pukul 21.00, kami semua kembali ke bus dan menuju Candi Prambanan, tepatnya di daerah Sendratari Ramayana, untuk menyaksikan acara Sendratari Ramayana yang begitu indah. Tapi sayang, alam sedang tidak bersahabat. Hujan turun dengan derasnya di saat pembukaan pentas, sehingga mendorong kami agar segera menuju bus untuk berlindung.
Sebenarnya, berhubungan dengan cuaca yang tidak bersahabat Sendratari ditunda. Tapi, keputusan diambil untuk kembali ke hotel, bahkan karena beberapa murid 8C sangat berminat untuk menonton hingga harus dipaggil dari ruangan indoor dimana acara berlangsung. setelah itu, langsunglah kami ke hotel karena kami adalah bus terakhir yang berangkat dari area Sendratari Ramayana. Malamnya di kamar, 3 dari 4 orang yang ada di kamar termasuk saya sendiri bercanda- canda sebelum akhirnya tidur. 
Esok hari, hari ke- 3 acara INVITA, kami langsung menuju satu- satunya pabrik gula di Kota Yogyakarta, Pabrik Gula Madukismo. Sayangnya, pabrik ini sudah selesai memproduksi gulanya karena masa panen tebu (gula) nya sudah habis. Jadi, kami hanya dapat melihat alat pabriknya dibersihkan dan melihat proses pengantungan gula. Selanjutnya, kami mengarah ke UGD (Unit Gawat Dagadu) yang berada di jalan kecil. Tapi, karena waktu sudah mencapai waktu shalat jum'at, maka kami semua mencari masjid terdekat. Beruntungnya, ada 2 masjid yang berlawanan arah dari UGD. Sehabis kami shalat Jum'at, langsunglah kami mengarah menuju ke Malioboro dengan cuaca mendung ketika sampai di sana. Saya dan 4 orang teman merencanakan untuk berkeliling dengan andong. Ya....... tentu harga tumpangan di sana tidaklah murah. 
Kami langsung berangkat dan berkeliling dan meminta untuk berhenti sejenak di depan sebuah toko baju. Saya membelikan pembantu saya baju yang mahal, tapi saya baru kalau harganya mahal pas baru di kasir, loch! Selanjutya, kami naik andongnya kembali dan kembali dimana kami memulai perjalanan. Lalu, saya manfaatkan waktu yang tersisa untuk membeli baju untuk adik saya. Juga, kami menuju objek wisata kita yang terakhir untuk hari tersebut, yakni Pantai Krakal, Gunung Kidul. Betapa senangnya serta segarnya melihat lautan yang menghadap langsung ke Samudera. Di sana pula, kami dapat melihat hewan- hewan pantai. Menjelang pukul 18.00 kami mempersiapkan diri untuk perjalanan 2 jam menuju Kota Yogyakarta, dan sesampainya di Kota Yogyakarta, kami makan malam dahulu di Gudeg Bu Citro. Setelah itu, kami menuju kembali ke hotel dan makan makanan hotel yang ditraktirkan teman sambil packing dan tidur. Paginya, hari terakhir acara INVITA, saya bangun dan melanjutkan packing serta persiapan terakhir menuju Jakarta. Tapi sebelum menuju Jakarta, kami membeli oleh- oleh di Pusat Oleh- Oleh Bakpia Djava yang letaknya tak jauh dari hotel Grand Quality. 
Selanjutnya, kami melakukan perjalanan sekitar 1 jam menuju SMA Taruna Nusantara, Magelang. Di sana itu, ada alumni SMP Labschool dan sekolah tersebut merupakan sekolah semi- militer. Setelah mendengarkan penjelasan tentang SMA TN, baik dari pihak sekolah maupun siswa- siswi, kami melanjutkan perjalanan menuju Candi Borobudur, objek wisata terakhir acara INVITA. Tapi,  cuaca kurang bersahabat lagi, karena hujan turun dengan gerimis tapi hanya sebentar. Saat di perjalanan menuju puncak Candi Borobudur, keadaan mulai membaik, pemandangan yang begitu luar biasa dan berangin, dan setelah kami semua turun dari Candi Borobudur, kami menyempatkan untuk foto bersama, baik kelas maupun angkatan. Setelah itu, kami keluar dari areal Candi Borobudur untuk persiapan perjalanan menuju Jakarta. Di tengah perjalanan, kami makan di restoran lokal dan shalat. Masjid yag ada di dekat      restoran tersebut sedang dapat tamu spesial, serangga jangkrik. Hiiii.........! Lalu kami melanutkan perjalanan sampai akhirnya sempat transit di rest area pada waktu mendekati subuh dan shalat di situ.     
Akhirnya kami sampai di SMP Labschool Jakarta pada pukul sekitar 05.48 dengan selamat. Tapi apakah anda tau? Saya sempat homesick pada hari pertama di Kota Yogyakarta. Sangat lelahlah tapi menyenangkan perjalanan INVITA ini. (Tapi dikasih tugas)-^  
         
 
Sisa dari runah almarhum Mbah Maridjan 


 
Salah satu papan jenis batik di Pusat Batik Rara Jonggrang



Salah satu hasil kerajinan perak Kota Gede


Selasa, 18 Oktober 2011

Kenapa Kita Tak Bangga Dengan Bahasa Indonesia?


Kenapa Kita Tak Bangga dengan Bahasa Indonesia?

Bahasa menunjukkan bangsa. Setiap bangsa pasti memiliki bahasanya sendiri, dan merasa bangga dengan bahasa mereka. Bahkan mereka berusaha keras untuk memperkenalkan bahasa bangsanya ke forum-forum international. Meskipun mereka  tahu bahwa bahasa Inggris telah menjadi bahasa Internasional yang banyak dipakai oleh masyarakat dunia dalam berkomunikasi. Kebanggaan itu akan terlihat ketika mereka bernarsis diri dalam blog mereka seperti para peserta didik saya yang sangat bangga dengan sekolahnya. Lihatlah wajah-wajah mereka dalam foto di atas!

Saya tertegun sesaat, ketika salah satu sahabat saya bercerita tentang kunjungannya ke beberapa negara di Eropa. Orang Perancis sangat bangga dengan bahasa nasionalnya. Setiap turis asing yang melancong ke negerinya akan diarahkan untuk mengenal, dan mengerti bahasa Perancis. Begitupun dengan orang Jerman, dan Swiss. Berbeda sekali dengan negeri yang kita cintai ini. Kita justru lebih suka berbahasa Inggris daripada bahasa sendiri. Para turis asing yang berwisata ke negeri ini tidak kita arahkan untuk mengenal, dan mengerti bahasa Indonesia. Jarang sekali saya temui, ada turis asing dari manca negara yang langsung diajarkan bahasa Indonesia oleh guide atau pemandu wisata di negeri ini. Misalnya dengan kata-kata, “Hai apa kabar?” atau “Selamat datang di negeri impian dan negeri surgawi Indonesia”.

Hal yang lebih menyakitkan lagi, para guru  di sekolah RSBI diminta menyampaikan materi pelajarannya dalam dua bahasa (Bahasa Inggris, dan Bahasa Indonesia), dan kalau bisa bahasa Inggrisnya lebih ditonjolkan ketimbang bahasa Indonesia, karena sekolah sudah diharuskan untuk bertaraf internasional dengan menguasai bahasa Inggris. Padahal tidak seperti itu seharusnya penerapan bilingual dalam pembelajaran di sekolah.

Bahasa hanya sebagai sarana saja menyampaikan pesan. Jadi, bila seorang guru ingin pesannya sampai kepada para peserta didik, gunakanlah bahasa Indonesia dalam menyampaikan materinya, dan bukan memakai bahasa Inggris yang terlihat keren didengar, tetapi tidak dipahami pesannya oleh peserta didiknya. Oleh karenanya, penerapan dua bahasa (bilingual) di sekolah-sekolah kita, terutama sekolah RSBI/SBI harus dievaluasi segera agar supaya generasi penerus bangsa ini bangga dengan bahasa Indonesia.

Bahasa Indonesia harus terus dipakai dalam dunia pendidikan kita. Posisinya tak boleh tergantikan dengan bahasa internasional. Bahasa Indonesia harus terus berkembang, dan dikembangkan oleh para guru di sekolah agar kesusastraan terus bermetamorforsis mencapai keindahannya. Bahasa Indonesia harus menjadi bahasa resmi di negeri sendiri dalam hal berkomunikasi. Dia harus menjadi tuan rumah di negerinya sendiri.

Sebagai sarana komunikasi, bahasa juga mampu membangun keterampilan berkomunikasi, keterampilan menyampaikan pendapat, gagasan, dan pandangan dalam menyikapi suatu persoalan yang dihadapi dalam kehidupan pada era global ini. Keterampilan seperti itu tentu sangat dibutuhkan dalam menghadapi tantangan zaman.Tak Terkecuali, para blogger yang telah memiliki blog sendiri di internet, dan mengelolanya secara mandiri.

Kenapa kita tak bangga dengan bahasa Indonesia?

Dalam perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) saat ini, blog berhasil merebut perhatian masyarakat dan menjadi trend yang sangat digemari, terutama di kalangan pengguna internet. Atas dasar itu, banyak lembaga menyelenggarakan lomba blog dengan maksud untuk memberikan penghargaan kepada pembuat blog yang bernilai unggul, baik dari sisi artistik, informatika, maupun kemanfaatan isi yang termuat di dalam blog tersebut.

Lomba itu diadakan untuk membiasakan diri para blogger agar mampu menulis dengan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Dengan begitu seorang blogger akan memiliki peran tersendiri dalam mempublikasikan khasanah ilmu, dan kesusastraan Indonesia di ranah maya.

Para pengelola blog atau blogger seharusnya bangga dengan bahasa kita. Kebanggaannya itu harus dipublikasikannya dalam bentuk tulisan atau postingan di blog yang senantiasa mencerminkan kebanggaan dan kecintaan kepada bahasanya sendiri. Berusaha untuk menyuguhkan informasi yang dapat dipahami dan dimengerti dengan bahasa Indonesia yang mudah dicerna oleh siapa saja para pengguna inernet (netter) yang membaca blognya itu.

Kenapa kita tak bangga dengan bahasa Indonesia? Jawabnya, karena kita tidak membiasakan diri menulis dan membaca dalam bahasa Indonesia yang baik dan benar. Oleh karena itu, peran guru TIK sangat penting agar mampu mengarahkan para peserta didiknya untuk mampu menulis dalam blog mereka dalam bahasa Indonesia yang baik dan benar.

Sebagai seorang pengajar mata pelajaran TIK di SMP, hal  di atas itulah yang saya lakukan. Saya pun mengumpulkan alamat link blog peserta didik dalam sebuah blog di http://materi-tik-smp.blogspot.com/. Dengan begitu, saya bisa memantau tulisan-tulisan mereka, dan mengambil tulisan terbaik untuk diterbitkan dalam majalah sekolah yang bernama GEMA SMP Labschool Jakarta. Mari bangga berbahasa Indonesia.

Artikel ini juga saya publikasikan di sini.

Salam Blogger Persahabatan

Omjay